By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: Persiapan PTM, Disdik Pantau Perkembangan Covid-19
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Pendidikan

Persiapan PTM, Disdik Pantau Perkembangan Covid-19

Admin
15/07/2022 01:27
Admin
2 Min Read

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Pada masa perpanjangan PPKM Level-4 ini, proses belajar mengajar dilakukan dengan metode daring atau online.

“Kita akan lihat, evaluasi dan kita akan minta pendapat Satgas Covid-19 untuk bisa memberikan rekomendasi apakah bisa dijalankan pendidikan tatap muka dengan keterbatasan pengetatan prokes. Kami sudah siap tinggal menunggu lampu hijau dari Satgas Covid-19,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, Selasa (27/07/2021).

Disdik menegaskan, pendidikan tatap muka tak bisa dilakukan jika penyebaran Covid-19 masih tinggi di masyarakat. Jika digelar, khawatir bisa menimbulkan kluster baru penyebaran Corona di dunia pendidikan.

“Kita terus melihat situasi seperti apa trend covid kedepannya. Mudah-mudahan semakin menurun,”katanya.

Meski begitu, Kadisdik menegaskan, sekolah telah mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut pendidikan tatap muka. Misalnya vaksinasi Covid-19 para tenaga pengajar di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Yang pasti sekolah sudah mempersiapkan dan tenaga guru juga sudah divaksin,”tambahnya.

Carwinda juga mengungkapkan jika pihaknya pernah dipanggil Pj Bupati Bekasi terkait proses vaksinasi anak usia 12 tahun ke atas.

“Jadi di dalam ketentuan, anak di usia 12 tahun ke atas bisa divaksin, dan mungkin ketika disiapkan vaksin dan koordinasi dengan Satgas Covid-19, jadi akan kita laksanakan kalau memang itu perlu dalam rangka persiapan sekolah tatap muka,” tandasnya.

[ruby_related total=5 layout=5]

Previous Article Presiden: PPKM Level 4 Dilanjutkan dengan Penyesuaian di Sejumlah Sektor
Next Article Presiden Jokowi Dorong Pesantren Ciptakan Wirausaha
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account