By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: Masyarakat Dihimbau Waspada Jika Hujan Lebat
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Jabar Raya

Masyarakat Dihimbau Waspada Jika Hujan Lebat

Admin
19/07/2022 18:56
Admin
2 Min Read
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan (foto: Rz/Djapost.com)

Djapost.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengimbau masyarakatnya untuk mewaspadai jika hujan lebat. Sebab, itensitas hujan deras yang terjadi saat musim kemarau selalu menjadi penyebab banjir di Bekasi.

”Mohon hati-hati dengan cuaca seperti ini, dan saya mengajak masyarakat untuk tetap peduli menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai ada sampah yang menghambat saluran air yang bisa menyebabkan banjir,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Senin (18/7/2022).

Menurut dia, hujan dengan itensitas tinggi pada Jumat (15/7) malam hingga Sabtu (16/7) menyebabkan 10 titik genangan di 3 kecamatan dengan ketinggian air antara 20 sampai 60 cm. Tiga wilayah yang terdampak yakni Kecamatan Tambun Utara, Babelan, dan Sukawangi.

”Sesuai SOP, untuk beberapa lokasi titik banjir dan genangan, Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kabupaten Bekasi, sudah mendatangi lokasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, dan sudah surut,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, terjadinya hujan di musim kemarau, disebabkan karena masih aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer skala global-regional yang cukup signifikan.

Fenomena dinamika atmosfer skala global-regional yang cukup signifikan diantaranya yaitu fenomena La Nina yang pada bulan Juli ini diidentifikasi masih cukup aktif dengan kategori lemah. Untuk itu, beberapa wilayah di Jabodetabek diminta waspada terjadinya banjir.

BMKG memprakirakan curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia selama sepekan ke depan (16-23 Juli 2022) meskipun telah memasuki musim kemarau. *(Rz)*

[ruby_related total=5 layout=5]

TAGGED:#cikarang #kabbekasi #jabar #pemkabbekasi #daniramdan #bmkg
Previous Article 3 Hari Lagi, Google, WhatsApp, Facebok Dkk Terancam Diblokir
Next Article Dua Pengedar Sabu di Bekasi Terancam Hukuman Mati
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account