Cikarang, Djapost.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi terus melakukan program Berkolaborasi Terus Melayani (Botram).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Carwinda mengatakan sebagian besar perangkat daerah dan instansi terkait lainnya sudah menerapkan sistem berbasis digital.
Namun Carwinda menegaskan, tidak semua masyarakat mengerti dan paham bagaimana cara menggunakan smartphone atau handphone.
“Tidak semua masyarakat Kabupaten Bekasi melek teknologi untuk layanan secara online, dan program Botram adalah solusi,” kata Carwinda.
Dia mencontohkan, masyarakat yang terkendala dengan layanan BPJS Kesehatan tidak harus datang ke Kantor Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan, karena memakan waktu lama.
“Tapi dengan datang ke Botram, maka hari ini selesai,” tandasnya.
Dia menuturkan, apabila warga mengurus dokumen datang langsung ke kantor kecamatan maupun Pemda Kabupaten Bekasi yang jaraknya jauh dari tempat tinggal tentunya memerlukan waktu dan biaya
“Pemkab Bekasi memberi solusi dengan menyediakan 40 stand pelayanan di acara Botram yang digelar tiga kali seminggu. Hari Sabtu untuk tingkat kecamatan dan setiap Senin dan Rabu untuk Botram tingkat desa,” terangnya.
Carwinda mengatakan tingginya antuasias warga Muaragembong untuk datang di acara Botram dapat dimaklumi. Warga memanfaatkan kesempatan karena jarak Muaragembong ke Kantor Pemkab Bekasi Cikarang Pusat sekitar 70 kilometer.
“Terlebih setiap Botram bagaimana camat dan para kepala desa maupun RT/RW menyampaikan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.