By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: 90 Ton Sampah Dievakuasi dari Kali Pisangan
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Daerah

90 Ton Sampah Dievakuasi dari Kali Pisangan

Admin
15/02/2023 08:13
Admin
2 Min Read

Bekasi, Djapost.com – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mengevakuasi tumpukan sampah sepanjang 500 meter di aliran Kali Pisangan, Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Selasa (14/2/2023).

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) II Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sumardi mengatakan proses evakuasi dilakukan oleh Tim Biawak dibantu personil dari Dinas Sumberdaya Air Provinsi Jawa Barat.

“Pasca viral di media sosial kita kerahkan sebanyak 18 personil Tim Biawak dibantu personil dari Dinas Sumberdaya Air Provinsi Jawa Barat untuk melakukan evakuasi sampah di lokasi,” kata Sumardi.

Proses evakuasi sampah dilakukan secara manual lantaran lokasi sulit dilalui alat berat. Sampah terlebih dahulu diangkat ke tepi sungai untuk mengurangi kadar air lalu diangkut ke TPA Burangkeng menggunakan 15 unit truk sampah yang telah disiapkan. 1 Unit truk sampah mampu mengangkut 6 ton sampah.

“Sampah yang kita evakuasi ini diperkirakan beratnya mencapai kurang lebih 90 ton. Proses evakuasinya sendiri kita perkirakan akan memakan waktu kurang lebih 3 hari,” ucap dia.

Sumardi mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Khususnya aliran sungai di sekitar rumahnya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan ini penting agar peristiwa tumpukan sampah ini tidak kembali terulang,” katanya.
Sementara itu Ketua Forum BPD Kecamatan Tambun Utara, Subur mengatakan tumpukan sampah di aliran Kali Pisangan, Desa Satria Mekar merupakan sampah kiriman dari wilayah lain. Sampah-sampah itu berpotensi memicu banjir saat musim hujan.

“Sampah ini kiriman dari kota Bekasi dan keberadaannya  sudah sangat menganggu masyarakat sekitar. Jika terus dibiarkan pemukiman warga di sepanjang bantarannya bisa terkena banjir. ,” katanya. *(Rz)*

[ruby_related total=5 layout=5]

Previous Article Kabupaten Bekasi Fokus Bangun Infrastruktur Pendidikan
Next Article Rombongan DPR Ri Datangi Meikarta Tindaklanjuti Aduan Konsumen
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account