By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: 67 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kabupaten Bekasi dalam Kurun Waktu 6 Bulan
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Jabar Raya

67 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kabupaten Bekasi dalam Kurun Waktu 6 Bulan

Admin
02/08/2022 19:00
Admin
2 Min Read
Ilustrasi (foto: ist)

Bekasi, Djapost.com –
Dalam kurun waktu enam bulan di tahun ini, sebanyak 67 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Terhitung sejak Januari, kebakaran paling banyak terjadi pada Juni 2022.

“Jumlah kejadian kebakaran sampai Juni ada 67 kejadian, dan pelaksanaan evakuasi atau penyelamatan ada 309,” ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, Selasa (2/8/2022).

Ia menuturkan, pada Januari terjadi tujuh penanganan kebakaran, Febuari 12 penanganan, Maret delapan penanganan, April 10 penanganan, Mei 14 penanganan dan Juni terdapat 16 penanganan.

“Kalau tahun 2021 sampai dengan Desember ada 146 kejadian kebakaran, tapi kalau tahun ini baru sampai Juni saja datanya,” kata dia.

Kebakaran paling banyaj terjadi pada rumah tinggal dengan jumlah 17 kejadian.

“Kebakaran pada rumah tinggal di tahun ini paling banyak terjadi di Kecamatan Tambun Utara dengan jumlah lima kejadian,” ucapnya.

Kemudian ruko atau gudang yang terbakar hingga pertengahan tahun ini sebanyak 14 kejadian. Paling banyak terjadi di Kecamatan Cikarang Barat dengan jumlah empat peristiwa kebakaran.

Peristiwa kebakaran juga terjadi pada bangunan lain seperti rumah sakit atau klinik ada satu kejadian, pabrik lima kejadian, bangunan sekolah atau mal ada dua kejadian, gardu listrik tujuh kejadian, kendaraan empat kejadian, limbah tujuh kejadian dan alang-alang 10 kejadian.

Menurut Hasan dari hasil penanganan yang dilakukan sejak awal tahun hingga saat ini, mayoritas kebakaran di Kabupaten Bekasi disebabkan konsleting.

“Kebanyakan konsleting, bisa juga karena pengaruh musim kemarau,” katanya. *(Rz)*

[ruby_related total=5 layout=5]

TAGGED:#kebakaran #damkar
Previous Article Pemerintah Perpanjang PPKM di Jawa-Bali Hingga 15 Agustus
Next Article Diduga Pungli Program PTSL, Kades Lambangsari Ditahan Kejari Kabupaten Bekasi
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account