By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: Jawaban Dingin PAN Ditanya Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada DKI Jakarta 2024
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
NasionalPolitik

Jawaban Dingin PAN Ditanya Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada DKI Jakarta 2024

Admin
16/06/2024 18:30
Admin
2 Min Read

Jakarta, Djapost.com – Partai Amanat Nasional (PAN) menjawab secara dingin saat ditanyai tanggapan mengenai pernyataan Ketua Umum PSI sekaligus putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep yang tertarik berduet dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga meyakini pernyataan Kaesang Pangarep yang mengaku ingin berduet dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta masih sekedar omon-omon.

Viva Yoga mengatakan Pilkada Jakarta memang menarik seiring dengan provinsi itu nantinya akan menjadi daerah khusus.

PAN pun mengaku menghormati siapapun yang mau maju ke Pilkada DKI Jakarta.

“Pilkada daerah khusus Jakarta menarik beberapa nama diwacanakan. Jadi sesungguhnya bagian dari demokrasi siapapun punya hak untuk dipilih dan memilih. Ada mas Anies, mas Emil, mas Kaesang dan lain sebagainya,” kata Viva Yoga.

Namun kata Viva, dinamika politik Pilkada Jakarta masih dinamis.

Hingga saat ini, baru PKB yang sudah menyatakan secara resmi mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Sehingga semuanya masih sekedar omon-omon dan dinamis.

“Semuanya masih cair, semuanya masih omon-omon, belum ada keputusan resmi kecuali PKB yang menentukan mengusung Anies Baswedan. Jadi ya masih cair inginnya bahwa siapapun bisa bebas untuk maju dan semuanya dikembalikan kepada dinamika partai politik,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa sosok yang akan diusung dalam perhelatan Pilkada Jakarta harus memenuhi persyaratan 20 persen kursi DPRD.

Itu lah kenapa, semuanya masih bergerak dinamis.

[ruby_related total=5 layout=5]

Previous Article Kemenkominfo Bersiap Tutup X Akibat Maraknya Konten Pornografi
Next Article Ketua KPU Khotbah di depan Jokowi, ‘Sifat-sifat Kebinatangan Harus Disembelih’
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account