Bekasi, Djapost.com – Meikarta yang berlokasi di koridor timur Jakarta terus menunjukkan perkembangan sebagai kawasan kota mandiri yang tumbuh secara bertahap dan semakin matang.
Sepanjang 2025, kawasan ini tidak hanya berkembang sebagai area hunian, namun juga bertumbuh sebagai ekosistem urban yang aktif memberikan manfaat nyata bagi penghuni, investor properti, serta bagi pelaku usaha.
Proses pembangunan dan serah terima unit apartemen Meikarta sepanjang tahun 2025 dilakukan secara konsisten dan terukur. Target serah terima pada tahun tersebut berhasil dipenuhi dengan tingkat realisasi yang signifikan, mencerminkan persentase keberhasilan yang cukup besar.
PT Mahkota Sentosa Utama, pengembang Meikarta, telah menyerahkan unit sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen kuat pengembang dalam menyelesaikan pembangunan secara bertahap sekaligus memberikan kepastian kepada konsumen dan investor.
Hingga saat ini, lebih dari 3.600 unit telah dihuni, serta lebih dari 16.500 unit yang sudah diselesaikan, yang mencerminkan bahwa kawasan telah memasuki fase kehidupan nyata dengan aktivitas harian yang stabil.
Keberlanjutan serah terima unit ini memastikan bertambahnya jumlah penghuni dari waktu ke waktu, sehingga denyut kawasan tetap terjaga dan terus berkembang.
Pengembang juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penyelesaian proyek di masa depan, sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan Meikarta sebagai kota mandiri yang berfungsi penuh.
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, menyampaikan bahwa pengembangan Meikarta diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.
“Keberhasilan serah terima unit sepanjang 2025 serta kelanjutan proses pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Indra melalui siaran persnya, Selasa (27/1).
Indra juga menambahkan bahwa bagi penghuni, proses serah terima yang berkelanjutan memberikan kepastian hunian yang siap ditempati, sekaligus memperkuat terbentuknya komunitas dan lingkungan sosial yang semakin solid.
Menurur dia, dari sudut pandang end-user living, serah terima unit yang terus berlangsung berdampak langsung pada kualitas hidup.
“Bertambahnya jumlah penghuni membuat fasilitas yang tersedia semakin optimal digunakan, mulai dari ruang publik, area komersial, hingga fasilitas gaya hidup,” ucapnya. (Rz)

