By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
djapost.comdjapost.comdjapost.com
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
© 2024 Djapost | All Rights Reserved.
Reading: Tim Hukum Tegaskan Nyumarno Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi 
Share
Sign In
Font ResizerAa
Font ResizerAa
djapost.comdjapost.com
Cari
  • Nasional
  • Jabar Raya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
djapost.com > Blog > Daerah > Tim Hukum Tegaskan Nyumarno Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi 
DaerahHukum dan Kriminal

Tim Hukum Tegaskan Nyumarno Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi 

Admin
Last updated: 19/08/2026 10:57
Admin
Share
2 Min Read

Bekasi, Djapost.com – Tim Hukum Pembela Nyumarno, Riski Syah Putra Nasution dan tim menegaskan kliennya hingga kini masih aktif menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Ia pun mengajak masyarakat untuk memahami proses hukum kliennya Nyomarno secara utuh, objektif dan berimbang.

“Kami menegaskan tiga hal. Pertama, Nyumarno masih mempunyai kedudukan sebagai anggota DPRD sepanjang belum ada keputusan pemberhentian atau PAW yang sah. Kedua, rekomendasi sanksi partai masih kami tempuh melalui mekanisme keberatan internal. Ketiga, perkara pidana belum menghasilkan putusan berkekuatan hukum tetap, sehingga terdakwa tidak boleh disamakan dengan terpidana. Karena itu, penyebutan “mantan anggota DPRD” harus didasarkan pada keputusan resmi sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ucapnya melalui siaran pers, Selasa (18/8).

Untuk diketahui, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno tengah menjalani proses hukum dugaan tindak pidana pengeroyokan dan berstatus terdakwa. Ia telah menjalani dua kali proses sidang di Pengadilan Negeri Cikarang, yakni sidang pembacaan dakwaan pada 5 Agustus 2026 dan sidang Mekanisme Keadilan Restoratif pada 12 Agustus 2026.

Riski mengatakan, sebagai pihak terlapor kliennya mempunyai hak hukum yang sama dengan pelapor. Menurutnya hak terlapor tidak boleh dikalahkan oleh opini publik sepihak yang dapat merugikan kliennya.

“Hingga 18 Agustus 2026, Klien kami telah menjalani 20 hari penahanan di Rutan Lapas Cikarang meski belum ada keputusan tetap. Kami juga mengingatkan pelapor tidak boleh menggunakan cara-cara kotor dan mengajak untuk menjaga proses hukum yang adil dan bermartabat,” ujarnya.

Siaran pers ini kata Riski, merupakan hak jawab hukum yang tegas atas pemberitaan yang masif dan pemberitaan menyesatkan yang menyebut kliennya sebagai mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

“Ini berpotensi merugikan konsituen dan opini publik secara tidak adil. Kami menuntut agar asas praduga tidak bersalah dijunjung tinggi tanpa kompromi,” kata dia. (Rz)

You Might Also Like

Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Asep Supra Atmaja: Partai Buruh Belum Ada Rencana

Pertagas Lakukan Penanganan Kebocoran Pipa Gas di Buni Bakti 

Kuasa Hukum Bantah Kesaksian Kadis Cipta Karya Ngaku Setor ke Abah Rp500 Juta

Kabid Pembangunan Jalan “Kecipratan” Rp150 juta dan Ungkap Cara Kelabui Sistem Pengadaan

Menguak Pengaruh Ipda Yayat dari Makelar Proyek Hingga Nitip Kabid Bocil

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Asep Supra Atmaja: Partai Buruh Belum Ada Rencana
Ad imageAd image

Terpopuler

Newville” Hunian Baru Lima Lantai di Lippo Cikarang
05/10/2022
Ini Persyaratan Membuat Site Plan di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi
09/07/2022
Korupsi Aset Negara, Ketua Pengurus Koperasi Ditahan Kejari Kabupaten Bekasi
08/12/2022
Tambah 2 Emas, Cabor Berkuda Kian “Dekati” Juara Umum Porprov Jabar 2022
05/11/2022
39 Parpol Telah Diterima Permohonan Pembukaan Akses Sipol oleh KPU
31/07/2022
Ad imageAd image
© 2022 Djapost | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?